Jadwal Jaranan Hari ini

Memuat jadwal dari online-karir...
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan

CONTOH 2 - KHUTBAH IDUL FITRI 1441 H






الله اكبر كبير والحمد لله كثيرا وسبحا ن الله بكرة واصيلا. الحمد لله الدي جعل اليؤم عيدا للاسلام وحرم عليهم فيه الصيام. اشهد ان لآاله الآ الله وحده لاشريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله. اللهم صل وسلم عل محمد وعلى اله وصحبه اجمعين. اما بعد...
فيا ايها الناس اتقواالله حق تقاته ولاتموتن الآ وانتم مسلمون.

Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu

Sejak terbenamnya Matahari di ufuk barat, gema takbir, tasbih dan tahmid mengumandang di seluruh dunia mengagungkan kebesaran Allah. Semua makhluk tunduk memuji kebesaran-Mu...  “Allahu Akbar."
Hari raya Idul Fitri ini, merupakan hari kesyukuran dan kegembiraan bagi kaum muslimin. Sebab di bulan suci ramadhan yang penuh rahmat, magfirah dan barakah, kita telah dapat melaksanakan tugas kehambaan hablum minallah, berbakti kepada Allah SWT dengan melakukan ibadah puasa di siang harinya, dan menegakkan berbagai amalan ibadah di malam harinya, atas dasar iman dan ikhlas untuk mengharap ridha-Nya semata.
Dari berbagai ibadah dalam Islam, puasa di bulan Ramadhan seperti yang baru saja kita lakukan selama sebulan penuh, merupakan ibadah wajib yang paling mendalam bekasnya pada jiwa seorang muslim. Bulan Ramadhan merupakan bulan keagamaan dengan intensitas yang tinggi, yang akan meninggalkan kesan mendalam pada mereka yang terlibat melaksanakan ibadah di bulan suci itu.
Karena itu, sudah sewajarnya kita merenungi makna hari raya ini, sehingga kita dapat mengetahui hikmah dan makna di balik itu. Idul Fitri dari segi bahasa berarti kembali suci. Fitrah atau kesucian asal manusia adalah sebutan untuk rancangan Allah SWT mengenai kita. Artinya kita ini diciptakan dengan rancangan sebagai makhluk suci yang sakral.

Jamaah Sholat Idul Fitri yang kami hormati.....

Idul Fitri adalah hari raya untuk merayakan kembalinya fitrah, setelah hilang dan berhasil diketemukan kembali. Hal itu karena adanya ibadah puasa yang berintikan latihan menahan diri dari godaan-godaan, seperti dilambangkan dengan makan dan minum serta hubungan biologis.
Pahala puasa tentunya tidak tergantung seberapa jauh kita lapar dan haus. Melainkan tergantung pada, apakah kita menjalankannya dengan iman dan ihtisab kepada Allah, serta penuh instrospeksi diri atau tidak. Bukti lebih jauh, pahala puasa tidak tergantung pada seberapa jauh kita lapar dan haus adalah disunatkannya berbuka puasa sesegera mungkin yang dalam istilah agama disebut ta’jil. Jadi semakin cepat kita berbuka puasa, makin besar pahalanya. Sedangkan sahur disunatkan seakhir mungkin, karena semakin akhir sahur kita semakin besar pula pahalanya.
Maka pahala ibadah puasa tergantung kepada seberapa jauh kita bersungguh-sungguh melatih menahan diri, melatih untuk tidak tergoda. Sebab satu kelemahan manusia memang terkadang tidak bisa menahan diri.
Dalam Al-Quran banyak disebutkan, di antara kelemahan manusia ialah pandangannya yang pendek, Allah berfirman:
كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ. وَتَذَرُونَ الْآخِرَةَ
Artinya: Sekali-kali janganlah demikian, sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia dan meninggalkan kehidupan akhirat”(QS. Al-Qiyamah:20-21)

Karena kita gampang tergoda, menganggap sesuatu yang sepintas lalu adalah menyenangkan dan menarik, kemudian kita ambil, padahal nanti di belakang hari akan membawa malapetaka. Dosa tidak lain adalah demikian itu, sesuatu yang dalam jangka pendek membawa kesenangan, tetapi dalam jangka panjang membawa kehancuran.
Ini karena efek kelemahan manusia yang tidak sanggup melihat akibat perbuatannya dalam jangka panjang, lebih tertarik pada akibat-akibat jangka pendek. Ingin kaya tetapi harus cepat, maka jalan pintas pun diambil, korupsi, mencuri, menipu, berjudi dan sebagainya.
Kita lahir dalam fitrah berarti kita hidup dalam kesucian. Akan tetapi karena kelemahan kita itu mudah tergoda, sehingga sedikit demi sedikit diri kita menumpuk debu-debu dosa dan menutup hati kita sehingga menjadi gelap. Padahal semula, hati kita itu terang sehingga mampu memantulkan sinar kebaikan. Itulah sebabnya hati kita itu disebut nurani yang berarti cahaya.
Tapi lama-kelamaan menjadi gelap karena selalu dikotori dengan debu-debu dosa, sehingga menjadi zhulman yang berarti gelap. Dalam bahasa Al-Quran dosa disebut zhulm, sehingga orang yang berbuat dosa disebut zhalim. Artinya seseorang yang melakukan sesuatu yang membuat dirinya dan kesuciannya (fitrahnya) serta hati nuraninya menjadi gelap.
Imam al-Ghazali mengemukakan, kemuliaan martabat manusia disebabkan karena kesiapannya mencapai ma’rifat kepada Allah, dan hal itu dimungkinkan karena adanya hati. Dengan hati, manusia mengetahui Allah dan mendekati-Nya, sementara anggota badan yang lain berfungsi sebagai pelayannya.
Ia mengatakan, hati mempunyai dua unit yaitu yang dapat dilihat dengan mata kepala dan yang satunya lagi hanya dapat dilihat dengan mata hati. Yang pertama adalah anggota badan, sedang yang kedua adalah daya-daya seperti; daya penglihatan, daya pendengaran, daya khayal, daya pikir dan sebagainya.
Ketajaman hati juga diibaratkan sebagai cermin (cermin hati). Orang bersih dari dosa, hatinya bagaikan cermin yang bening, yang begitu mudah untuk berkaca diri. Orang yang gemar mengerjakan dosa-dosa kecil, hatinya buram bagaikan cermin yang terkena debu, jika digunakan kurang jelas hasilnya. Orang yang gemar melakukan dosa besar, hatinya gelap bagaikan cermin yang tersiram cat hitam, di mana hanya sebagian kecil saja bagiannya yang dapat digunakan.
Sementara orang yang suka mencampuradukkan perbuatan baik dengan perbuatan dosa, hatinya kacau bagaikan cermin yang retak-retak, yang jika digunakan akan menghasilkan gambar yang tidak benar.
Apabila kita mencapai suatu titik dimana kita tidak lagi menyadari, perbuatan kita itu jahat, maka inilah yang disebut dengan “kebangkrutan rohani." Itulah sebabnya, Allah menyediakan bulan puasa, supaya kita dapat menyucikan diri, sehingga membuat diri kita kembali menjadi suci.
Oleh karena itu, puasa bukan saja bulan suci tetapi bulan pensucian. Bila kita berhasil menjalankan ibadah puasa dengan iman yaitu percaya kepada Allah SWT dan ihtisab yang berarti menghitung diri sendiri atau instrospeksi, yaitu kesempatan bertanya dengan jujur siapa kita ini sebenarnya, apakah betul kita ini sudah banyak berbuat baik, maka Allah akan mengampuni dosa dan kesalahan kita, Rasulullah saw. bersabda:

من صام رمضان إيمانا واحتساباغفر له ماتقدم من دنبه
Artinya: “Barang siapa berpuasa ramadhan karena iman dan ihtisab, niscaya Allah akan mengampuni dosanya yang telah lalu”

Konsekuensinya pada waktu kita selesai berpuasa yaitu pada tanggal 1 Syawal hari ini, kita ibarat dilahirkan kembali. Itulah yang kita rayakan dengan Idul Fitri (kembali suci). Kembalinya fitrah kepada kita, dan kita pun harus tampil sebagai manusia suci dan baik, sebaik-baiknya kepada sesama manusia, juga sebaik-baiknya kepada sesama makhluk.
Itulah sebetulnya semangat Idul Fitri yang kemudian kita ucapkan minal aidin wal faizin, semoga kita semuanya termasuk orang yang kembali ke fitrahnya dan sukses serta memperoleh kebahagiaan. Amin ya Rabbal alamin.

Jamaah Sholat Idul Fitri yang kami hormati.....

Marilah kita bersama-sama menundukkan hati dan pikiran kita, seraya berdoa kepada Allah SWT. Semoga segala kesalahan yang telah kita perbuat dapat terampuni lewat maha pengasih-Nya Allah. Di samping itu pula, kita berharap semoga segala usaha dan aktivitas kita ke depan selalu dalam rahmat dan restu-Nya.
Ya Allah, kami bermohon kepada-Mu dengan menyebut nama-Mu, kiranya Engkau ya Allah menjadikan Al-Quran sebagai penyejuk hati kami, cahaya mata kami, penyingkap keresahan dan pengusir kesedihan dan kesusahan kami.
Ya Allah, Engkau telah menganugerahkan kepada kami rasa manisnya iman dan rasa aman, sehingga kami bersaksi bahwa kami telah meraih sebaik-baiknya nikmat berkat anugerah dan kebaikan-Mu.
Ya Allah, peliharalah kami dari godaan syetan yang selalu memerangi kami dalam usaha mendekatkan diri kepada-Mu.
Ya Allah bersihkan hati kami dari rayuan materi sehingga kami tidak memandang yang mulia kecuali Engkau.
Ya Allah yang maha bijaksana, kami berlindung kepadamu dari tipu daya nafsu kami menyangkut apa yang Engkau tetapkan dan kehendaki. Kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka yang iri terhadap anugerah nikmat-Mu.
Ya Allah wahai yang menyempurnakan segala yang kurang, Yang memperkaya segala yang miskin, Yang memberi rasa aman segala yang takut, Yang mempermudah segala yang sulit.
Ya Allah permudahlah untuk kami segala yang sulit, karena bagi-Mu mempermudah yang sulit amatlah mudah.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الآحياء منهم والآموات، انك سميع قريب مجيب دعوات، ويا قاضي الحاجات، اللهم اغفر لنا و لوالدينا و ارحمهما كما ربيانا صغارا.
ربنا اغفر لنا ولإخوا ننا الذين سبقونا بالإيمان، ولا تجعل في قلوبنا غلآ للذين امنوا، ربنا إنك رؤوف الرحيم، ربنا هب لنا من ازواجنا وذريتنا قرة اعين، وجعلنا للمتقين إماما.
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار.
وصلى الله على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه وسلم والحمد لله رب العلمين

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


CONTOH KHUTBAH IDUL FITRI 1441 H




السلام عليكم ورحمة الله وبركاته...

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ

أَللهُ أَكْبَرُ... أَللهُ أَكْبَرُ... أَللهُ أَكْبَرُ... وَلِلَّهِ الْحَمْدُ....

Marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat-Nya kepada kita, terutama pada hari ini kita merayakan Idul Fitri 1441 Hijriyah, dengan melaksanakan shalat Id di rumah ini. Hal ini disebabkan adanya wabah Covid-19, sehingga mengharuskan kita untuk tidak melaksanakan shalat di tanah lapang atau masjid, sebagaimana fatwa para ulama.
Sebagai insan yang beriman marilah kita bersama mengambil hikmah dari ujian Allah ini, khususnya dalam rangka membangun keluarga kita agar mendapat keberkahan dari Allah SWT. Berkah umur atau usia, waktu, rezeki, dan berkah semua nikmat Allah yang beraneka ragam yang telah dikaruniakan kepada keluarga kita. Dengan keberkahan itu semoga kita akan dijauhkan dari berbagai musibah dunia lebih-lebih musibah di akhirat.
Oleh karena itu marilah kita selalu bekerja sama, bersinergi untuk mencapai harapan bersama yaitu mencapai kebahagiaan kehidupan dunia dan akhirat. Insya Allah kita akan bertemu dan berkumpul lagi di surga al-Firdaus bersama-sama. Amin ya Rabbal ‘alamin.
Tanpa adanya sinergi dari anggota keluarga, maka yang terjadi adalah bercerai-berai dalam rangka menempuh jalan-Nya. Allah SWT mengingatkan kita untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa.

 وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ

“ Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (al-Maidah 2).

Sebagai hamba Allah kita sudah sepantasnya selalu beribadah kepada-Nya. Dan memang itulah tujuan utama dari diciptakannya manusia. Kita lahir tanpa kita meminta, kita menjadi bagian dari keluarga ini juga bukan karena permintaan siapa-siapa. Tetapi semua atas kehendak dan kasih sayang Allah kepada kita. Allah telah menitipkan anak-anaknya tanpa bisa memilih siapa dan siapanya, berapa jumlah anaknya dan seterusnya. Semua merupakan takdir Allah.

أَللهُ أَكْبَرُ... أَللهُ أَكْبَرُ... أَللهُ أَكْبَرُ... وَلِلَّهِ الْحَمْدُ....

Begitulah Allah menciptakan satu generasi dan berlanjut pada generasi berikutnya sampai hari Kiamat. Yaitu kehancuran dunia ini dan seluruh isinya sekaligus sebagai tanda berakhirnya kehidupan manusia dan makhluk lainnya.
Fase berikutnya manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas semua yang pernah dilakukan sewaktu menjalani kehidupannya di dunia ini. Tangung jawab terhadap nikmat-nikmat yang sudah diberikan-Nya. Hanya dengan mentaati Allah dan Rasul-Nya kita akan selamat.
Momentum ini bisa kita jadikan kesempatan yang baik untuk menjadikan rumah ini laksana surga. Untuk diperlukan adanya manajeman yang baik. Bukan semata faktor indah dan luasnya bangunan rumah yang menjadikan rumah itu bisa dibangun laksana surga, akan tetapi hati yang lapanglah yang dapat mengantarkan penghuninya merasakan kehidupan yang damai, tentram, dan bahagia.

Rasulullah SAW bersabda:

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

”Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan itu adalah kaya hati.”

Bahagia merupakan pilihan, dalam keadaan bagaimanapun kita akan bisa tetap merasa bahagia selama kita dalam ketaatan kepada-Nya. Selama yang kita tempuh adalah jalan keimanan dan bukan jalan nafsu. Yaitu dengan selalu merasakan betapa besar kasih sayang Allah kepada kita. Dan itulah memang sifat Allah ar-Rahman dan ar-Rahim. Walaupun kadang seolah keadaan tidak kondusif seperti sekarang ini, yakni terjadinya pandemi Covid-19.
Tetapi bagi seorang mukmin akan selalu tetap berhusnudlan kepada Allah, bahwa setiap masalah yang terjadi adalah bagian dari wujud kasih sayang Allah, sehingga selalu berusaha mendapatkan hikmah dari setiap peristiwa, baik yang menimpa orang lain, maupun yang menimpa diri sendiri.
Dan itulah pilihannya. Karena kenyataan bukan untuk disesali tetapi yang lebih penting adalah harus dihadapi dengan terus berikhtiar atau berupaya yang terbaik. Sambil terus berdoa memohon pertolongan kepada Allah SWT. Jika kita memilih sikap sakit hati, bahkan marah dengan keadaan yang mungkin tidak sesuai harapan kita, maka yang terjadi justru jiwa kita akan mengalami sakit, dan hal itu sama dengan kita menyiksa diri sendiri. Maka pilihannya hanya satu sabar dan tawakkal untuk bersandar hanya kepada Allah SWT.

أَللهُ أَكْبَرُ... أَللهُ أَكْبَرُ... أَللهُ أَكْبَرُ... وَلِلَّهِ الْحَمْدُ....

Terpenting sebagaimana pesan Allah dalam al-Quran, adalah wajib kita dalam keluarga ini menjaga kedisiplinan dalam menegakkan salat, sambil berusaha memahami apa yang kita baca. Sehingga menimbulkan kekhusyu’an dalam menjalankannya.

وَأۡمُرۡ أَهۡلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصۡطَبِرۡ عَلَيۡهَاۖ لَا نَسۡئَلُكَ رِزۡقٗاۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكَۗ وَٱلۡعَٰقِبَةُ لِلتَّقۡوَىٰ

“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (Thaha: 132).

Jaminan Allah adalah kebaikan bagi mereka yang bertakwa, yang menegakkan salat dan bersabar dalam menegakkanya. Akibat baik akan didapatkan bagi orang yang bertakwa.
Semoga puasa yang telah kita laksanakan juga dapat mengantarkan kita menjadikan diri kita termasuk hamba Allah yang bertakwa. Keluarga kita menjadi keluarga yang selalu berjuang untuk meraih kebahagiaan dunia sampai akhirat. Amin ya rabbal ‘alamin.
Marilah kita berdoa kepada Allah semoga kita selepas Ramadlan ini tetap diberikan istiqamah dalam rangka mengisi waktu kita dengan beribadah kepada Allah SWT.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آَلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آَلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آَلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آَلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ .
اَللَّهُمَّ وَاشْفِ مَرَضَانَا وَمَرَضَى الْمُسْلِمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِمَوْتَانَا وَمَوْتَى الْمُسْلِمِينَ.
Ya Allah, sembuhkanlah yang sakit di antara kami, dan juga yang sakit pada kaum muslimin, wahai tuhan semesta alam. Ya Allah ampunilah orang-orang yang telah meninggal di antara (keluarga) kami, dan juga kaum Muslimin.

اَللَّهُمَّ أَعِذْنَا وَذُرِّيَّاتِنَا مِنْ إِبْلِيْسَ وَذُرِّيَّتِهِ وَجُنُوْدِهِ وَشَيَاطِينِهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ ، اَللَّهُمَّ أَعِذِ الْمُسْلِمِينَ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ مِنْ إِبْلِيْسَ وَذُرِّيَّتِهِ وَجُنُوْدِهِ وَشَيَاطِينِهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
Ya Allah lindungilah kami, dan anak-anak keturunan kami dari Iblis dan keturunannya, pasukannya dan setan-setan wahai Tuhan semesta alam. Ya Allah lindungilah kaum muslimin dari setan yang terkutuk yaitu Iblis dan keturunanya dan pasukannya wahai Tuhan semesta Alam, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Tuhan kami, berilah kami kehidupan dunia yang baik, kehidupan akhirat yang baik. Dan jagalah kami dari api neraka.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Panduan cara sholat idul fitri dirumah lengakap dengan khutbahnya



Ditengah pandemi Covid-19 ini banyak sekali himbauan himbauan untuk melaksanakan sholat idul fitri dirumah, nah bagaimana cara melaksanakan sholat idul fitri dirumah, sobat blog tentu saja bertanya-tanya, untuk itu bersama ini saya lampirkan panduan sholat idul fitri dirumah silahkan di download ya gaes

DOWNLOAD PANDUAN SHOLAT IDUL FITRI DIRUMAH

Layanan HOOQ Berakhir 1 Mei 2020 kenapa?


Halo friends, hari ini saya dapat email dari indihome bahwa mulai 1 Mei 2020, ini layanan Hooq akan dihentikan, kurang tau nih sebabnya apa, tapi sangat disayangkan nieh friend. dari layanan ini saya sangat suka nonton film film horornya hehe.. apalagi serial supergirl yang naru nonton sampai sesion 3.

selain itu sobat blog, dari segi tampilan, performa, dan aksesbilitas aplikasi ini cukup handal dan lancar dalam memutar film dari pada aplikasi aplikasi sejenisnya. hemmm... tapi mau bagaimana lagi ya friends. yuk saatnya pilih layanan penggantinya,... hehe.. biar tetep betah dirumah.

Semangat ya gaes #dirumahaja

Cara nonton film online di indihome terbaru tahun 2020



Halo friend, disela-sela stay dirumah aja ngapain aja nih, bagi kalian yang bosen d rumah aja nonton film adalah salah satu pilihan yang tepat. nah tetapi bagi kalian yang sudah punya koneksi dirumah tapi bingung cara nonton movies online melalui STB indihome. berikut tips yang dapat saya sampaikan, nah untuk alat alat yang dibutuhkan

1. Koneksi Internet
2. STB Indihome
3. Handphone

Nah yuk langsung aja coba gmana caranya:
untuk mengakses website geratis gunakan handphone kamu menggunakan browser google chrome, bisa kamu ketikkan judul movies yang akan kamu tonton di pencarian google dengan ketik ((judul moviesnya) Sub Indonesia).

lalu kalu sudah ketemu tinggal kamu pancarkan ke stb indihome supaya bisa tayang di tv kamu
caranya
DI STB
1. klik  Setting->Network -> Miracast

HAndphone ANDROID
2. Setting Miracast di Smartphone android
saya menggunakan HP Asus, pengaturan mungkin berbeda dengan HP lainnya
klik Setting ->LAINNYA -.> PlayTo(sambung ke pemutar Nirkabel)Untuk menghentikan casting caranya cukup disconnect dari aplikasi, putus koneksi wifi di smartphone, atau matikan TV anda

Yang menarik, saat anda memutar video dan anda merotasi smartphone anda, maka layar di TV akan menjadi FullScreen, Mantapskan.

untuk link link yang bisa kamu akses masih sama misalnya ketikan indoxxi, indoxx1, atau gudangmovies nanti akan diarahkan ke alamat terbaru mereka, karena alamat ini berganti-ganti terus